Home > FAQ

Frequently Ask Question (FAQ)

11 Pertanyaan 11
Berapa besaran bantuan untuk biaya skripsi/tesis/disertasi? Dan dikirim kemana?
Jawaban
Besaran bantuan ditentukan oleh SK KPA Pusat Peningkatan Mutu SDMK, besarannya untuk S1: max. 7 juta, S2: max. 10 Juta, S3: max. 50 juta, dan akan langsung dibayarkan ke rekening peserta tugas belajar.
12 Pertanyaan 12
Apakah Puskatmutu juga membayarkan tagihan biaya skripsi/tesis/disertasi di Institusi pendidikan?
Jawaban
Bantuan biaya skripsi/tesis/disertasi dibayarkan 1 (satu) kali selama masa studi sesuai dengan proposal dan rincian anggaran yang disetujui oleh Puskatmutu SDMK atau sesuai besaran maksimal seperti yang telah di tetapkan oleh SK KPA Pusat Peningkatan Mutu SDMK. Apabila biaya skripsi/tesis/disertasi dikelola oleh institusi pendidikan dan ditagihkan ke Puskatmutu SDMK, maka peserta tugas belajar tidak dapat lagi mengajukan dana bantuan biaya skripsi/tesis/disertasi jika jumlahnya melebihi besaran maksimal seperti yang telah di tetapkan oleh SK KPA Pusat Peningkatan Mutu SDMK.
13 Pertanyaan 13
Bagaimana cara untuk memperoleh bantuan biaya untuk skripsi/tesis/disertasi?
Jawaban
Mengirimkan dokumen sebagai berikut: - Lembar pengesahan asli dari proposal yang sudah maju ujian yang telah ditanda tangani pembimbing/penguji. - Rincian Anggaran Biaya (RAB) asli, disesuaikan dengan penelitian yang akan diambil. yang telah ditanda tangani oleh peserta tugas belajar dan pembimbing - Surat Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM) asli bermaterai (bisa didownload pada sistim informasi tugas belajar) - Soft copy proposal
14 Pertanyaan 14
Komponen apa saja yang boleh diajukan dalam rincian anggaran biaya untuk skripsi/tesis/disertasi?
Jawaban
Seluruh biaya yang rasional sesuai dengan keperluan penelitian, seperti : - Biaya untuk pembelian bahan/material habis pakai (ATK, bahan kimia, konsumsi, souvenir, dll), besarannya maksimal 30%, untuk penelitian laboratorium maksimal 50%. - Penggandaan (proposal, instrumen/kuesioner, pembelian data (medical record, dll), besarannya maksimal 30%, untuk penelitian laboratorium maksimal 10%. </br> - Biaya uji dan sewa alat (uji material, validasi instrumen), besarannya maksimal 20%, untuk penelitian laboratorium maksimal 30%. - Lain-lain (transportasi untuk informan, software, ethical clearance, publikasi jurnal), besarannya maksimal 20%, untuk penelitian laboratorium maksimal 10% - Diluar Komponen biaya penelitian di atas maka tidak dapat dimasukkan dalam RAB
15 Pertanyaan 15
Bagaimana ketentuan terkait bahan/material habis pakai yang dapat diajukan dalam RAB?
Jawaban
- Bahan material yang diajukan wajib melampirkan referensi harga resmi dari vendor/penyedia - ATK yang diajukan harus wajar dan rasional baik dari segi jumlah atau harganya - Konsumsi dapat diberikan jika ada tahapan Focus Group Discussion (FGD) atau pada wawancara mendalam. Konsumsi untuk seminar, ujian proposal, sidang, dan lainnya tidak diperbolehkan. Maksimal total harga konsumsi (snack dan makan) untuk FGD dan wawancara mendalam sebesar Rp. 50,000 - Souvenir Responden dapat diberikan pada maksimal 150 responden untuk magister dan 250 responden untuk doktoral dengan harga souvenir maksimal Rp. 30,000 - Biaya bahan habis pakai yang digunakan dalam penelitian, meliputi: bahan kimia, bahan percobaan, kertas, tinta, alat tulis; - Biaya material alat yang diperlukan dalam penelitian akan diakomodasi dalam bentuk sewa alat dan bukan pembelian alat terutama untuk alat-alat laboratorium. Tetapi jika untuk alat – alat seperti tape recorder, kamera, laptop, printer, dll diwajibkan untuk membeli jika harga sewa melebihi harga beli dan setelah selesai digunakan diwajibkan mengembalikan ke Puskatmutu Badan PPSDMK untuk didaftarkan menjadi Barang Milik Negara (BMN).